5 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Anuradhapura

0
22

Ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO
Anuradhapura terdaftar sebagai salah satu dari delapan Situs Warisan Dunia UNESCO di negara itu, yang tidak mengherankan. Kota ini dianggap salah satu kota tertua, yang terus dihuni, di planet ini. Temuan arkeologi melacak asal-usulnya sampai ke 10 abad ke-5 SM.

It Was A Proud Ancient Capital
Saat ini, Anuradhapura adalah salah satu kota besar Sri Lanka di Provinsi Tengah Utara. Di masa lalu, itu adalah kota yang lebih penting di pulau itu. Anuradhapura menikmati kehormatan menjadi ibu kota Kerajaan Rajarata. Faktanya, kota ini diyakini pernah menjadi ibu kota antara abad ke-4 SM dan abad ke-11 M.

Ini Rumah Bagi Pohon Ara Kuno
Salah satu atraksi utama Anuradhapura adalah pohon ara kuno. Ini dikenal sebagai Jaya Sri Maha Bodhi. Pohon ini dikatakan terkait dengan pohon ara legendaris Buddha Gaya di India.

Sang Buddha dikatakan telah mencapai pencerahan di bawah naungan pohon asli Sri Maha Bodhi di Buddha Gaya. Orang Sri Lanka percaya bahwa yang ada di Anuradhapura tumbuh dari pemotongan pohon asli yang ditanam pada 288 SM. Hal ini membuat Jaya Sri Maha Bodhi berusia lebih dari 2, 000 tahun.

Memiliki Dua Kolam yang Dirancang Secara Canggih
Terletak di dalam taman Biara Abhayagiri adalah Kolam Kembar 500 berusia 1 tahun atau Kuttam Pokuna. Sistem irigasi yang diterapkan pada tambak cukup progresif. Ini sering disebut-sebut sebagai salah satu contoh paling canggih dari teknik hidrolik yang ada pada saat itu.

Raja Aggabodhi menugaskan pembangunan kolam pemandian ini pada abad ke-6 M untuk para biksu biara. Kedua kolam berukuran kira-kira 130 kaki dan 90 panjangnya, dan dibuat dari batu.

Itu Memiliki Sebuah Batu Bulan Kuno
Juga penduduk di Biara Abhayagiri adalah Sandakada Pahana, batu bulan kuno yang dipetik dari batu. Apa batu bulan yang kamu tanyakan? Ini adalah lempengan batu yang dipotong menjadi setengah lingkaran dan memiliki ukiran yang rumit. Batu bulan umumnya ditempatkan di pintu masuk kuil Buddha. Yang satu ini berasal dari abad ke-1 SM.

Lihatlah dari dekat bunga teratai yang digambarkan di tengah. Di sekelilingnya ada banyak tingkatan hewan yang diukir di wajahnya. Masing-masing makhluk ini melambangkan konsep duniawi yang berbeda seperti kelahiran, penyakit yang menua, dan kematian. Sebaliknya, teratai melambangkan Nirwana. Maka dari itu, batu bulan diyakini melambangkan penanggulangan karma, godaan, serta siklus hidup dan mati. Dalam agama Buddha, ini menandakan jalan menuju pencerahan.

Tertarik dengan kota dan banyak keajaiban sejarahnya? Luangkan waktu dalam jadwal perjalanan Anda untuk menghabiskan beberapa hari di sana. Akomodasi Anuradhapura mudah ditemukan dan tinggal di kota tidak perlu mengeluarkan biaya banyak. Jika Anda ingin mencoba dengan anggaran yang sederhana, coba lihat guest house di Anuradhapura ini. Mereka menyediakan semua kebutuhan yang merupakan bagian dari Janji Yoho. Yakni, hal-hal seperti WiFi, AC, TV dan sarapan pagi.

Selama berada di sana, Anda juga bisa mengunjungi kota-kota lain yang menjadi bagian dari Segitiga Budaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*

code